komparase.com

Adu Superapp: wondr by BNI dengan Livin’ by Mandiri, Mana yang Lebih Baik?

Selasa, 9 Juli 2024 | 07:00 WIB
wondr by BNI vs. Livin' by Mandiri (foto: Olahan penulis)
wondr by BNI vs. Livin' by Mandiri (foto: Olahan penulis)

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) telah meluncurkan superapp terbaru bernama wondr by BNI untuk memfasilitasi pengelolaan keuangan yang lebih terencana sesuai dengan kebutuhan finansial. Jika dibandingkan dengan Livin’ by Mandiri, superapp besutan bank pelat merah jumbo lainnya, wondr by BNI membawa berbagai fitur unggulan yang menarik.

Menurut informasi dari situs resmi BNI, wondr by BNI dilengkapi dengan berbagai fitur seperti pembayaran QRIS, top-up e-wallet, virtual account, transfer domestik dan internasional, serta manajemen kartu. Aplikasi ini juga dapat menampilkan seluruh aset yang dimiliki di BNI dan anak perusahaannya, seperti BNI Life - Bancassurance dan BNI Sekuritas - Saham.

Dilansir dari Bisnis.com pada Minggu (7/7/2024), Royke Tumilaar, Direktur Utama BNI, menjelaskan bahwa peluncuran superapp ini bukan sekadar soal membangun sistem teknologi, tetapi juga mengenai transformasi sumber daya manusia dengan mindset digital.

"Ini adalah bagian dari transformasi. Membangun sistem itu mudah, tetapi SDM juga harus memiliki mindset digital. Tanpa mindset digital, ini bisa mahal. Yang paling penting adalah manusianya, karena digital adalah sesuatu yang berbeda," ujarnya.

Royke juga menyebutkan bahwa BNI berusaha untuk memenuhi kebutuhan finansial masyarakat dengan menyediakan solusi pengelolaan keuangan yang relevan. wondr by BNI dilengkapi dengan 3 Dimensi Keuangan yang unik, yaitu Transaksi, Insight, dan Growth, yang mencerminkan konsep masa kini, masa lalu, dan masa depan.

Melalui dimensi Transaksi, wondr by BNI mendukung kebutuhan keuangan real-time nasabah dengan fitur seperti transfer domestik, pembayaran tagihan, dan pengaturan jadwal transfer. Semua rekening tabungan dan kartu kredit dapat menjadi sumber dana transaksi.

Dimensi Insight memungkinkan nasabah untuk memantau dan menganalisis keuangan mereka sebelumnya melalui tampilan rekap keuangan yang lengkap setiap harinya. Nasabah dapat memantau pemasukan dan pengeluaran di wondr by BNI dan channel BNI lainnya dengan pengelompokan kategori pemasukan dan pengeluaran secara otomatis.

Sedangkan dimensi Growth berfokus pada perencanaan masa depan dengan menyediakan berbagai pilihan produk finansial yang sesuai dengan kebutuhan nasabah, seperti investasi dan tabungan, sehingga nasabah dapat tumbuh dan berkembang secara finansial sesuai kebutuhan mereka. Fitur ini juga memudahkan jual beli reksadana dan membuka deposito mulai dari Rp1 juta.

Toto Prasetio, Direktur Technology and Operations BNI, menyatakan bahwa pihaknya akan menambahkan fitur di bagian Insight agar nasabah dapat mengelola keuangan dengan lebih teratur. “Banyak orang bertanya, 'Kok duit saya habis, dipakai buat apa sih?' Nah, dengan bantuan aplikasi wondr, orang bisa mengkategorikan pengeluaran mereka. Saat ini ada 9 kategori, ke depan akan dipertajam lagi,” ujarnya kepada awak media.

Livin' by Mandiri

Di sisi lain, Livin’ by Mandiri yang telah diluncurkan sejak Oktober 2021, menawarkan berbagai fitur inovatif untuk memenuhi kebutuhan nasabah dalam menabung, bertransaksi, meminjam, dan mengembangkan finansial.

Hingga kuartal I/2024, Livin’ by Mandiri menyediakan fitur pembayaran QRIS dengan tiga pilihan sumber dana (tabungan, kartu kredit, dan paylater), Tap to Pay, QR Cross Border, dan Solusi Valas yang memungkinkan nasabah untuk bertransaksi di luar negeri tanpa konversi.

Selain transaksi finansial, Livin’ by Mandiri juga memiliki layanan gaya hidup melalui fitur Sukha, dan fitur terbaru Livin’ KPR untuk pengajuan KPR dengan berbagai kemudahan seperti pilihan properti variatif, suku bunga kompetitif, diskon biaya provisi, serta formulir pengajuan yang simpel.

Salah satu perbedaan mencolok antara kedua superapp tersebut adalah fitur paylater, atau disebut juga buy now, pay later (BNPL). Bank Mandiri telah merilis Livin' Paylater sejak Desember 2023, sementara BNI masih mempertimbangkan untuk menambahkan fitur tersebut.

BNI berencana bekerja sama dengan pihak ketiga BNPL untuk menghindari tumpang tindih dengan produk Kredit Tanpa Agunan (KTA) yang sudah ada. Toto menyatakan bahwa BNI belum memutuskan untuk langsung menyematkan fitur BNPL di wondr karena ingin menghindari overlapping dengan KTA yang ada.

"Pendekatan saat ini adalah bekerja sama dengan third party BNPL, dibanding membangun di aplikasi sendiri, tapi bisa saja berubah tergantung kondisi market,” ujarnya usai Peluncuran wondr by BNI, Jumat (5/7/2024).

Dengan berbagai fitur inovatif dan pendekatan yang berbeda, baik wondr by BNI maupun Livin’ by Mandiri menawarkan solusi finansial yang menarik bagi nasabah mereka. Kedua superapp ini terus berinovasi untuk memberikan pelayanan terbaik dan memenuhi kebutuhan finansial masyarakat.

Komentar

Berita

Telah Dipilih

Silahkan Pilih yang Lain.

x

Belum memiliki akun? Daftar di Sini