komparase.com

Paylater BCA dan Mandiri Makin Subur di 2024

Selasa, 2 April 2024 | 09:00 WIB
paylater
paylater

Momentum peningkatan daya beli masyarakat selama Ramadan dan Lebaran 2024 menjadi berkah bagi sektor perbankan, khususnya bagi pemain besar seperti BCA dan Mandiri, dalam menggenjot jenis pembiayaan paylater atau buy now pay later (BNPL). BCA, contohnya, memproyeksikan adanya peningkatan jumlah transaksi, termasuk transaksi Paylater BCA di aplikasi myBCA selama periode Lebaran dan Ramadan 2024. EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menegaskan bahwa tren konsumsi yang meningkat diperkirakan akan berdampak positif pada transaksi tersebut. Sejak peluncurannya pada Oktober sebelumnya, fitur Paylater BCA di aplikasi myBCA telah menunjukkan tren pertumbuhan yang positif, mencerminkan animo tinggi dari masyarakat.

 

Hera F. Haryn menyatakan komitmen BCA dalam memberikan layanan terbaik untuk memenuhi kebutuhan nasabah selama momen Ramadan dan Hari Raya Idulfitri. Bank ini bertekad untuk menyediakan platform transaksi perbankan yang aman, andal, dan relevan dengan kebutuhan nasabah. Seiring dengan prospek pertumbuhan ekonomi yang positif di Indonesia pada tahun 2024, BCA berharap bahwa transaksi dengan fitur Paylater BCA akan terus meningkat, memberikan dampak positif pada pertumbuhan kredit konsumsi BCA. Penekanan pada kebutuhan nasabah selama momen penting ini merupakan bagian dari strategi BCA dalam menjaga loyalitas dan kepuasan pelanggan.

 

Saldo pinjaman pribadi BCA mengalami pertumbuhan yang signifikan sebesar 21,7% secara tahunan menjadi Rp16,7 triliun pada Desember 2023, yang juga mendorong total portofolio kredit konsumen naik sebesar 14,8% secara tahunan menjadi Rp198,8 triliun. Bank Mandiri juga mencatat pertumbuhan dalam segmen kredit serbaguna Mandiri (KSM), termasuk paylater, yang terus meningkat hingga mencapai 12% secara tahunan menjelang Lebaran 2024. Direktur Jaringan & Retail Banking Bank Mandiri, Aquarius Rudianto, menjelaskan bahwa strategi yang terus mereka lakukan adalah implementasi strategi yang berorientasi pada pertumbuhan ekosistem. Dia menekankan bahwa strategi ini akan menciptakan sinergi antara segmen wholesale dan segmen retail, di mana segmen retail akan menggarap potensi bisnis turunan dari segmen wholesale seperti Payroll dan rekanannya.

 

Arianto Muditomo, seorang Pengamat Perbankan dan Praktisi Sistem Pembayaran, menyoroti pentingnya peningkatan kredit konsumen selama bulan Ramadhan 2024 yang menggerakkan pertumbuhan signifikan pada paylater. Dia mengungkapkan bahwa faktor-faktor seperti kebutuhan konsumsi yang meningkat, program promosi cicilan tetap, dan ketersediaan fitur paylater berkontribusi pada peningkatan ini. Muditomo juga menyoroti bahwa peningkatan ini mencerminkan peran penting paylater sebagai solusi pembiayaan yang fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan konsumen saat ini. Ini menunjukkan bahwa dinamika pasar yang berkembang selama momen khusus seperti Ramadan dan Lebaran menjadi peluang bagi bank untuk mengoptimalkan layanan dan produk mereka untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

Komentar

Berita

Telah Dipilih

Silahkan Pilih yang Lain.

x

Belum memiliki akun? Daftar di Sini