6 Perbedaan Kartu Kredit Visa dan MasterCard

2024-10-13 15:44:56

News Image https://www.canva.com/design/DAGTd48J9xE/aQQ8nZBHeIn8ZLJ1hombsw/view?utm_content=DAGTd48J9xE&utm_campaign=designshare&utm_medium=link&utm_source=editor

Kartu kredit menjadi salah satu alat pembayaran yang banyak dipakai dewasa ini. Biasanya kartu kredit yang dipakai yang berlogoVisa dan MasterCard. Kedua perusahaan ini adalah dua provider kartu kredit terbesar di dunia.

Umumnya, Visa dan MasterCard memiliki fasilitas dan kemudahan yang sama, yaitu bisa digunakan di mana saja dan kapan saja selama merchant atau tempat bertransaksi menerima pembayaran dari kartu berlogo Visa atau MasterCard.

Namun, meski sama-sama kartu kredit, perlu diketahui keduanya memiliki sejumlah perbedaan. Perbedaan tersebut bukan hanya dari logonya saja, melainkan banyak hal lainnya, sebagaimana tercantum di bawah ini:

1. Logo kartu

Perbedaan kartu kredit Visa dan MasterCard pertama yaitu dari logonya. Kartu kredit Visa, logo kartunya berupa tulisan “Visa” dengan kotak warna putih.

Logo ini pun tidak hanya terdapat di bagian depan kartu, tetapi juga ada di bagian belakang kartu.

Sementara MasterCard, logo ditunjukkan dalam bentuk tulisan “MasterCard”, dengan dua lingkaran berwarna merah dan kuning terang.

2. Induk perusahaan provider

Kartu kredit Visa dan MasterCard juga berbeda dari sisi induk perusahaan providernya. Visa adalah produk dari Visa International Service Association (VISA .INC), yang sudah berdiri sejak 1955 dan terletak di Foster City, California, Amerika serikat (AS).

Sementara, MasterCard merupakan produk dari MasterCard Worldwide, sebuah korporasi yang sudah berdiri sejak 1966, dan terletak di Purchase, New York.

Baik Visa atau MasterCard, keduanya bisa dibilang saling bersaing, karena sama-sama menjadi provider kartu kredit terbesar di dunia.

3. Sistem keamanan dan perlindungan nasabah

Berbicara tentang sistem keamanan dan perlindungan nasabah, Visa dan MasterCard sama-sama memiliki sistem keamanan serta perlindungan yang baik.

Namun bedanya, Visa memiliki sistem keamanan berupa One Time Password (OTP). Kode OTP ini akan dikirim ke ponsel pengguna, untuk kemudian dimasukkan ke dalam jendela verified Visa.

Sedangkan, MasterCard memiliki sistem keamanan menggunakan Secure Code sebagai bentuk proteksi lebih terhadap nasabahnya. Secure Code merupakan kode PIN tambahan, yang wajib dimasukkan pengguna pada saat transaksi online.

Dari perbedaan sistem keamanan yang dimiliki Visa dan MasterCard, sebenarnya ada satu persamaan, yaitu sama-sama perlu memasukkan kode CVV dan tanggal berlaku kartu kredit, ketika hendak bertransaksi online.

4. Jangkauan pengguna dan popularitas

Perbedaan keempat yakni dalam jangkauan pengguna dan popularitas. Ini merupakan salah satu perbedaan kartu kredit Visa dan MasterCard, yang penting untuk diperhatikan. Sebab, banyak merchant yang diketahui hanya bekerja sama dengan salah satu provider.

Visa umumnya lebih populer di negara-negara Asia, sehingga tidak heran apabila jangkauannya lebih mencakup negara-negara Asia. Sementara MasterCard, popularitas dan jangkauannya lebih luas lagi, mencakup negara-negara Amerika dan Eropa

5. Fasilitas dan promo

Selain empat hal di atas, perbedaan kartu kredit Visa dan MasterCard juga bisa dilihat dari fasilitas yang diberikan, serta promonya.

Untuk Visa, fasilitas dan promo yang diberikan bisa dikatakan lebih banyak, di antaranya ada program tiket pesawat gratis, diskon serta promo pembelanjaan tertentu. Visa juga mendukung nasabahnya untuk berbisnis melalui fasilitas kredit yang ditawarkan.

Mastercard juga memberikan fasilitas dan promo yang tak kalah menarik. Selain adanya diskon dan berbagai promo belanja menarik, MasterCard juga menawarkan banyak kemudahan dalam berbagai aspek, seperti reservasi restoran dan hotel mewah. Ada pula fitur Identity Theft Resolution Service, sebagai layanan yang mampu melindungi identitas nasabah kartu kredit MasterCard.

6. Biaya transaksi yang dikenakan

Perbedaan kartu kredit Visa dan MasterCard yang terakhir yaitu pada biaya transaksi yang dikenakan.

Seperti yang diketahui, ketika melakukan transaksi, pasti ada biaya tambahan yang dikenakan Visa maupun MasterCard. Biaya tambahan yang dikenakan ini tentunya berbeda setiap providernya.

Misalnya Visa, jika bertransaksi di luar negeri, akan dikenakan biaya transaksi satu persen dari total transaksi yang dilakukan. Biaya transaksi yang dikenakan untuk Visa berbeda dengan MasterCard. Sebab, MasterCard menetapkan biaya transaksi yang beragam menyesuaikan merchant-nya, yaitu mulai dari 0,2-1 persen. (IF)

Baca Juga

Semua Berita

Cara Memblokir Kartu Debit BRI yang Hilang atau Tertelan
14 Desember 2024

Cara Memblokir Kartu Debit BRI yang Hilang atau Tertelan

Nasabah dapat memblokir kartu ATM BRI yang hilang atau terte...

Perkembangan Kartu Kredit: Tren dan Inovasi Terkini
3 Desember 2024

Perkembangan Kartu Kredit: Tren dan Inovasi Terkini

Dengan berbagai inovasi yang terus bermunculan, kartu kredit...

7 Produk Perbankan Populer di Kalangan Nasabah
22 November 2024

7 Produk Perbankan Populer di Kalangan Nasabah

Tujuh produk perbankan yang populer di kalangan nasabah menc...

Tips Mengatasi Kartu ATM yang Terblokir, Jangan Panik!
21 November 2024

Tips Mengatasi Kartu ATM yang Terblokir, Jangan Panik!

Kartu ATM yang terblokir dapat dibuka kembali melalui call c...

Produk Perbankan Terkini: Inovasi dan Solusi untuk Kebutuhan Finansial Masyarakat
18 November 2024

Produk Perbankan Terkini: Inovasi dan Solusi untuk Kebutuhan Finansial Masyarakat

Produk perbankan terus berkembang mengikuti kebutuhan dan ke...

Perbandingan Biaya Transaksi Antara Bank Digital dan Bank Tradisional
18 November 2024

Perbandingan Biaya Transaksi Antara Bank Digital dan Bank Tradisional

Dalam perbandingan biaya transaksi, bank digital umumnya leb...

Pilihan Mobile Banking: Review dan Perbandingan Livin' by Mandiri vs. BRImo BRI
14 November 2024

Pilihan Mobile Banking: Review dan Perbandingan Livin' by Mandiri vs. BRImo BRI

Dua aplikasi mobile banking yang populer di Indonesia adalah...

8 Langkah Inovasi Bank Syariah: Jangan Cuma Jadi Bayangan Bank Konvensional
9 November 2024

8 Langkah Inovasi Bank Syariah: Jangan Cuma Jadi Bayangan Bank Konvensional

Bank syariah di Indonesia memiliki potensi besar untuk berke...

5 Bank Terbesar di Indonesia Tingkatkan Profitabilitas di Kuartal III-2024
8 November 2024

5 Bank Terbesar di Indonesia Tingkatkan Profitabilitas di Kuartal III-2024

Lima bank terbesar di Indonesia menunjukkan kinerja positif ...

OJK Luncurkan Tiga Pedoman Baru untuk Perbankan Syariah demi Transparansi dan Perlindungan Konsumen
8 November 2024

OJK Luncurkan Tiga Pedoman Baru untuk Perbankan Syariah demi Transparansi dan Perlindungan Konsumen

Dalam rangka memperkuat industri perbankan syariah di Indone...