7 Reksadana Syariah Terbaik di Indonesia

2024-08-16 01:27:55

News Image Ilustrasi Investasi Syariah (foto: Wealthface)

Reksadana syariah telah menjadi salah satu pilihan investasi yang kian diminati oleh masyarakat Indonesia, terutama bagi mereka yang ingin memastikan bahwa investasinya sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.

Sesuai dengan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 20/DSN-MUI/IV/2001, produk ini dipastikan halal, sehingga investor dapat merasa tenang dalam berinvestasi. Berikut adalah tujuh reksadana syariah terbaik di tahun 2023 yang bisa menjadi pilihan Anda.

1. Sucorinvest Sharia Sukuk Fund

Sucorinvest Sharia Sukuk Fund merupakan produk yang dikelola oleh Sucor Asset Management, sebuah perusahaan manajer investasi yang telah beroperasi sejak tahun 1999 dan berbasis di Jakarta.

Pada Juli 2024, Sucor Asset Management berhasil menguasai 14% pangsa pasar reksadana syariah di Indonesia. Produk ini mengalokasikan 94,7% dana investornya ke sukuk, sementara 5,3% sisanya disimpan dalam bentuk deposito di bank syariah. Dengan portofolio seperti ini, produk ini menjadi salah satu pilihan terbaik untuk investasi yang aman dan sesuai syariah.

2. Eastspring Syariah Fixed Income Amanah Kelas A

Eastspring Syariah Fixed Income Amanah Kelas A adalah produk reksadana syariah yang dikelola oleh PT Eastspring Investments Indonesia. Per Juli 2024, produk ini telah mengelola dana investor senilai kurang lebih Rp900 miliar.

Reksadana ini fokus pada obligasi syariah dengan alokasi sebesar 90,1% untuk sukuk dan 9,9% di pasar uang. Bagi investor yang mencari stabilitas dan pendapatan tetap, produk ini bisa menjadi pilihan yang tepat.

3. Sucorinvest Sharia Money Market Fund

Sucorinvest Sharia Money Market Fund adalah salah satu produk reksadana syariah yang juga dikelola oleh Sucor Asset Management. Dengan total aset yang dikelola mencapai Rp2,1 triliun, produk ini menunjukkan kepercayaan yang tinggi dari masyarakat.

Nilai expense ratio-nya yang hanya sebesar 0,95% membuatnya menjadi salah satu produk dengan biaya pengelolaan yang efisien, cocok untuk investor yang mencari likuiditas tinggi dengan risiko rendah.

4. BNP Paribas Pesona Syariah

BNP Paribas Pesona Syariah adalah reksadana syariah saham yang dikelola oleh BNP Paribas Asset Management. Produk ini mengalokasikan dana masyarakat sebesar 92,02% ke saham syariah, 6,85% ke deposito, dan sisanya disimpan dalam bentuk likuiditas.

Menurut data dari Investbro, produk ini memiliki Nilai Aktiva Bersih (NAB) tertinggi di antara reksadana syariah lainnya, yaitu sebesar Rp675 miliar. Hal ini menjadikannya salah satu pilihan utama bagi investor yang mencari pertumbuhan modal jangka panjang.

5. Bahana MES Syariah Fund Kelas G

Bahana MES Syariah Fund Kelas G adalah produk reksadana yang dikelola oleh PT Bahana TCW Investment Management. Reksadana ini tergolong dalam kategori pendapatan tetap, dan per Agustus 2023, produk ini telah mengelola aset senilai Rp409,9 miliar dengan harga per unit sebesar Rp1.492. Produk ini cocok bagi investor yang menginginkan pendapatan tetap dengan risiko yang lebih terukur.

6. Sucorinvest Sharia Equity Fund

Sucorinvest Sharia Equity Fund adalah produk saham syariah yang dikelola oleh Sucor Asset Management. Dengan total nilai aktiva bersih (NAB) sekitar Rp580 miliar, produk ini mengalokasikan 80-100% asetnya ke saham syariah, dan 0-20% ke sukuk korporasi atau Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Bagi investor yang tertarik pada potensi keuntungan jangka panjang dari pasar saham syariah, produk ini layak dipertimbangkan.

7. BNI AM-Dana Pendapatan Tetap Syariah Ardhani

BNI AM-Dana Pendapatan Tetap Syariah Ardhani adalah reksadana syariah obligasi yang dikelola oleh BNI Asset Management. Produk ini memiliki nilai Asset Under Management (AUM) sebesar Rp398,05 miliar dengan NAB sebesar Rp1.580 per unit.

Alokasi dana produk ini mencakup 94% untuk sukuk dan 6% sisanya untuk kas dan deposito. Reksadana ini cocok untuk investor yang mencari pendapatan tetap dengan risiko yang terukur.

Keuntungan Berinvestasi di Reksadana Syariah

Ada berbagai keuntungan yang bisa Anda peroleh dengan berinvestasi di reksadana syariah, antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Diversifikasi investasi yang dapat membantu mengurangi risiko kerugian.
  2. Dikelola oleh manajer investasi profesional, sehingga cocok untuk investor pemula.
  3. Unit penyetaraan yang terjangkau, mulai dari Rp10.000
  4. Menawarkan return yang optimal, hemat biaya dan waktu
  5. Serta proses pencairan yang praktis dan aman.
  6. Sesuai dengan prinsip syariah dan telah mendapatkan fatwa dari Dewan Syariah Nasional-MUI sehingga terjamin kehalalannya.

Dengan memahami berbagai produk reksadana syariah terbaik di tahun 2023 ini, Anda dapat memilih produk yang paling sesuai dengan profil risiko dan tujuan investasi Anda. Semoga informasi ini dapat membantu Anda dalam membuat keputusan investasi yang lebih baik.

Baca Juga

Semua Berita

Cara Memblokir Kartu Debit BRI yang Hilang atau Tertelan
14 Desember 2024

Cara Memblokir Kartu Debit BRI yang Hilang atau Tertelan

Nasabah dapat memblokir kartu ATM BRI yang hilang atau terte...

Perkembangan Kartu Kredit: Tren dan Inovasi Terkini
3 Desember 2024

Perkembangan Kartu Kredit: Tren dan Inovasi Terkini

Dengan berbagai inovasi yang terus bermunculan, kartu kredit...

7 Produk Perbankan Populer di Kalangan Nasabah
22 November 2024

7 Produk Perbankan Populer di Kalangan Nasabah

Tujuh produk perbankan yang populer di kalangan nasabah menc...

Tips Mengatasi Kartu ATM yang Terblokir, Jangan Panik!
21 November 2024

Tips Mengatasi Kartu ATM yang Terblokir, Jangan Panik!

Kartu ATM yang terblokir dapat dibuka kembali melalui call c...

Produk Perbankan Terkini: Inovasi dan Solusi untuk Kebutuhan Finansial Masyarakat
18 November 2024

Produk Perbankan Terkini: Inovasi dan Solusi untuk Kebutuhan Finansial Masyarakat

Produk perbankan terus berkembang mengikuti kebutuhan dan ke...

Perbandingan Biaya Transaksi Antara Bank Digital dan Bank Tradisional
18 November 2024

Perbandingan Biaya Transaksi Antara Bank Digital dan Bank Tradisional

Dalam perbandingan biaya transaksi, bank digital umumnya leb...

Pilihan Mobile Banking: Review dan Perbandingan Livin' by Mandiri vs. BRImo BRI
14 November 2024

Pilihan Mobile Banking: Review dan Perbandingan Livin' by Mandiri vs. BRImo BRI

Dua aplikasi mobile banking yang populer di Indonesia adalah...

8 Langkah Inovasi Bank Syariah: Jangan Cuma Jadi Bayangan Bank Konvensional
9 November 2024

8 Langkah Inovasi Bank Syariah: Jangan Cuma Jadi Bayangan Bank Konvensional

Bank syariah di Indonesia memiliki potensi besar untuk berke...

5 Bank Terbesar di Indonesia Tingkatkan Profitabilitas di Kuartal III-2024
8 November 2024

5 Bank Terbesar di Indonesia Tingkatkan Profitabilitas di Kuartal III-2024

Lima bank terbesar di Indonesia menunjukkan kinerja positif ...

OJK Luncurkan Tiga Pedoman Baru untuk Perbankan Syariah demi Transparansi dan Perlindungan Konsumen
8 November 2024

OJK Luncurkan Tiga Pedoman Baru untuk Perbankan Syariah demi Transparansi dan Perlindungan Konsumen

Dalam rangka memperkuat industri perbankan syariah di Indone...